istana langit

Langit adalah istana tanpa tiang. Langit-birunya keagungan, putihnya kebenaran, lapangnya kedamaian, teguhnya perlindungan. Berdiri tegak di bawahnya, merasakan kerapuhan dan kekerdilan diri. Kedamaian dan kejernihan adalah inspirasi bagi pengertian dan pemahaman. Mengikat hikmah dalam rangkaian kata tak terputus di istana langit.

Name: gita
Location: bandung, west java

Thursday, July 21, 2005

Ujian

"Manusia hidup di dunia ini tak terlepas dari ujian Allah SWT yang menciptakannya. Karakteristik ujian itu, kita diuji justru pada titik terlemah. Waktu atau kondisi kita lemah sebenarnya adalah saat-saat di mana kita membutuhkan atau mencintai sesuatu tetapi apa yang dibutuhkan atau dicintai itu sedang tidak dimiliki atau kurang dari yang dibutuhkan, sehingga kita tergerak untuk mengusahakannya. Pada saat itulah justru Allah menguji kita apakah kita percaya penuh dan berserah diri kepada-Nya atau melakukan sesuatu yang tidak diridhai-Nya."


****dikutip dr artikel eramuslim****

Tuesday, July 19, 2005

Bila Aku Jatuh Cinta


Ya Allah
Jika aku jatuh cinta,

cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu,
agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.

Ya Muhaimin
Jika aku jatuh cinta,

jagalah cintaku padanya
agar tidak
melebihi cintaku pada-Mu

Ya Allah
jika aku jatuh hati,

izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu,
agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.

Ya Rabbana
jika aku jatuh hati,

jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling dari hati-Mu.

Ya Rabbul Izzati
jika aku rindu,

rindukanlah aku pada seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu.

Ya Allah
jika aku rindu,

jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku merindukan syurga-Mu.

Ya Allah
jika aku menikmati cinta kekasih-Mu,

janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirmu.

Ya Allah
jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu,

jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu.

Ya Allah
jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu,

jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki
dan rindu abadi hanya kepada-Mu.

Ya Allah
Engkau mengetahui bahawa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta
pada-Mu, telah berjumpa pada taat pada-Mu, telah bersatu dalam dakwah pada-MU, telah berpadu dalam membela syariat-Mu. Kukuhkanlah Ya Allah ikatannya. Kekalkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan Nur-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu.


(As-Syahid Syed Qutb)

Monday, July 18, 2005

Sekeping Hikmah (4)

Sekeping hikmah di pagi hari menyambutku .....

Athaillah Sakandari:


“Janganlah kalian luput dari majelis hikmah meskipun dalam keadaan berbuat maksiat. Dan janganlah kamu mengatakan, apa sih faedahnya saya menghadiri majelis itu padahal saya belum mampu meninggalkan maksiat. Akan tetapi berprinsiplah sebagai seorang pemburu, bila hari ini tidak mendapatkan buruan tetaplah berburu dan yakinlah pasti esok akan mendapatkan hasil buruannya. Demikian juga dalam menghadiri majelis hikmah ini, apabila tidak dapat meninggalkan maksiat tetaplah menghadirinya niscaya esok kamu pasti akan mampu meninggalkannya”.




Malu yang dimiliki laki-laki itu baik tapi lebih baik lagi malu yang dimiliki perempuan

Taubat yang dilakukan orang tua itu baik tapi lebih baik lagi taubat yang dilakukan anak muda

Infaq yang dilakukan orang kaya itu baik tapi lebih baik lagi infaq yang dilakukan orang miskin

Dosa yang dilakukan orang muda itu buruk tapi lebih buruk lagi dosa yang dilakukan orang tua

Sombongnya penguasa itu buruk tapi lebih buruk lagi sombongnya rakyat jelata

Orang bodoh yang berbicara keduniaan itu buruk tapi lebih buruk lagi yang dilakukan orang yang berilmu